INISIASI MENYUSU DINI (IMD)
Dr. Suparyanto, M.Kes
PENGERTIAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD)
- Arti ‘inisiasi menyusu dini (Early initiation) adalah permulaan kegiatan menyusu dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. Inisiasi dini juga bisa diartikan sebagai cara bayi menyusu satu jam pertama setelah lahir dengan usaha sendiri dengan kata lain menyusu bukan disusui. Cara bayi melakukan inisiasi menyusu dini ini dinamakan The Breast Crawl atau merangkak mencari payudara (Roesli Utami, 2008).
- Inisiasi menyusu dini yaitu bayi yang baru lahir, setelah tali pusat dipotong, di bersihkan agar tidak terlalu basah dengan cairan dan segera diletakkan diatas perut atau dada ibu, biarkan minimal 30 menit sampai 1 jam, bayi akan merangkak sendiri mencari puting ibu untuk menyusu (Rulina, 2007:1).
- Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah perilaku pencarian puting payudara ibu sesaat setelah bayi lahir (Dwi Sunar Prasetyono, 2009).
MANFAAT INISIASI MENYUSU DINI
- Mencegah hipotermia karena dada ibu menghangatkan bayi dengan tepat selama bayi merangkak mencari payudara.
- Bayi dan ibu menjadi lebih tenang, tidak stres, pernapasan dan detak jantung lebih stabil, dikarenakan oleh kontak antara kulit ibu dan bayi.
- Imunisasi Dini. Mengecap dan menjilati permukaan kulit ibu sebelum mulai mengisap puting adalah cara alami bayi mengumpulkan bakteri-bakteri baik yang ia perlukan untuk membangun sistem kekebalan tubuhnya.
- Mempererat hubungan ikatan ibu dan anak (Bonding Atthacment) karena 1 – 2 jam pertama, bayi dalam keadaan siaga. Setelah itu, biasanya bayi tidur dalam waktu yang lama.
- Makanan non-ASI mengandung zat putih telur yang bukan berasal dari susu manusia, misalnya dari susu hewan. Hal ini dapat mengganggu pertumbuhsn fungsi usus dan mencetuskan alergi lebih awal.
- Bayi yang diberi kesempatan menyusu dini lebih berhasil menyusui ekslusif dan akan lebih lama disusui.
- Hentakan kepala bayi ke dada ibu, sentuhan tangan bayi diputing susu dan sekitarnya, emutan dan jilatan bayi pada puting ibu merangsang pengeluaran hormon oksitosin.
- Bayi mendapatkan ASI kolostrum-ASI yang pertama kali keluar. Cairan emas ini kadang juga dinamakan the gift of life. Bayi yang diberi kesempatan inisiasi menyusu dini lebih dulu mendapatkan kolostrum daripada yang tidak diberi kesempatan. Kolostrum, ASI istimewa yang kaya akan daya tahan tubuh, penting untuk ketahanan terhadap infeksi , penting untuk pertumbuhan usus, bahkan kelangsungan hidup bayi,. Kolostrum akan membuat lapisan yang melindungi dinding usus bayi yang masih belum matang sekaligus mematangkan dinding usus ini.
- Ibu dan ayah akan sangat bahagia bertemu dengan bayinya untuk pertama kali dalam kondisi seperti ini. Bahkan, ayah mendapat kesempatan mengazankan anaknya di dada ibunya. Suatu pengalaman batin bagi ketiganya yang amat indah. (Roesli Utami, 2008:13-14).
- Meningkatkan angka keselamatan hidup bayi di usia 28 hari pertama kehidupannya (Ghana, 2004).
- Perkembangan psikomotorik lebih cepat.
- Menunjang perkembangan koknitif
- Mencegah perdarahan pada ibu
- Mengurangi risiko terkena kanker payudara dan ovarium. (Dewi Cendika & Indarwati, 2010)
FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG INISIASI MENYUSU DINI
- Kesiapan fisik dan psikologi ibu yang sudah dipersiapkan sejak awal kehamilan
- Informasi yang diperoleh ibu mengenai Inisiasi menyusu dini
- Tempat bersalin dan tenaga kesehatan.
INISIASI MENYUSU DINI YANG KURANG TEPAT
- Saat ini, umumnya praktek inisiasi menyusu seperti berikut :
- Begitu lahir, bayi diletakkan di perut ibu yang sudah dialasi dengan kain kering.
- Bayi segera dikeringkan dengan kain kering. Tali pusat di potong, lalu diikat.
- Karena takut kedinginan, bayi dibungkus atau digedong dengan selimut bayi.
- Dalam keadaan digedong, bayi diletakkan di dada ibu (tidak terjadi kontak dengan kulit ibu). Bayi dibiarkan di dada ibu (bonding) untuk beberapa lama ( 10 – 15 menit) atau sampai tenaga kesehatan selesai menjahit perineum.
- Selanjutnya, diangkat dan disusukan pada ibu dengan cara memasukkan puting susu ibu ke mulut bayi.
- Setelah itu, bayi dibawa ke kamar transisi atau kamar pemulihan (recovery room) untuk di timbang, di ukur, di cap, di azankan oleh ayah, diberi suntikan vitamin K, dan kadang diberi tetes mata. (Roesli Utami, 2008:9)
INISIASI MENYUSU DINI YANG DIANJURKAN
- Berikut ini langkah-langkah melakukan inisiasi menyusu dini yang dianjurkan :
- Begitu lahir, bayi diletakkan di perut ibu yang sudah dialasi kain kering.
- Keringkan seluruh tubuh bayi termasuk kepala secepatnya, kecuali kedua tangannya.
- Tali pusat di potong lalu diikat.
- Vernix (zat lemak putih) yang melekat di tubuh bayi sebaiknya tidak dibersihkan karena zat ini membuat nyaman kulit bayi.
- Tanpa digedong, bayi langsung ditengkurapkan di dada atau perut ibu dengan kontak kulit bayi dan kulit ibu. Jika perlu, bayi diberi topi untuk mengurangi pengeluaran panas dari kepalanya. (Roesli Utami, 2008:9)